Disinformasi_Penelitian Terkini Vaksin Booster Hanya Meningkatkan Risiko Penularan Covid-19

Kronologi:

Muncul sebuah postingan di platform media sosial Facebook yang mengklaim bahwa hasil penelitian terbaru menunjukkan bahwa pemberian vaksin booster hanya meningkatkan kemungkinan penularan Covid-19. Postingan tersebut juga mencantumkan pernyataan bahwa "Cleveland Clinic telah memantau (51.000) partisipan selama tiga bulan untuk mengamati siapa yang terinfeksi COVID ... mereka yang menerima booster bivalen, yang seharusnya memberikan tingkat perlindungan tertinggi, malah memiliki tingkat infeksi lebih tinggi daripada yang lain."

Penjelasan:

Namun, fakta yang terungkap dari penelusuran tim Klinik Hoaks Kabupaten Tuban melalui situs turnbackhoax.id adalah bahwa klaim tersebut tidak berdasar. Hasil temuan dari penelitian sebenarnya adalah bahwa vaksin memiliki efikasi yang lebih rendah terhadap varian virus baru. Seorang ahli penyakit menular bernama Nabin Shrestha menjelaskan bahwa hasil penelitian ini tidak mendukung klaim bahwa semakin banyak dosis vaksin yang diberikan akan meningkatkan risiko penularan Covid-19. Klaim semacam itu memerlukan penelitian lebih lanjut untuk dapat dipastikan. Ia juga menegaskan bahwa pemberian vaksin tidak akan mengurangi keefektifan imunisasi terhadap Covid-19.

Link Rujukan : 

https://turnbackhoax.id/2023/08/27/salah-penelitian-terbaru-vaksin-booster-hanya-meningkatkan-risiko-tertular-covid-19/

https://factcheck.afp.com/doc.afp.com.33R84AC

-